Salam Dulu baru baca ^_^

Salam Dulu baru baca ^_^

Senin, Juli 05, 2010

TNI Serang Tiga Kantor Polisi

Senin, 05 Juli 2010 01:31
Mapolres Muara Enim di Jl Pramuka II dan Mapolantas di Jl Jenderal Sudirman, diserang puluhan oknum anggota TNI yang belum diketahui identitas kesatuannya, sekitar pukul 20.30 - 21.15 WIB tadi malam. Tak hanya itu, mereka juga merusak sebagaian Mapolsek Lawang Kidul, Tanjung Enim hingga porak poranda.
Selain merusak markas tersebut, beberapa anggota Polres Muara Enim yang bertugas piket KSPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) menderita luka-luka. Di antaranya, Ipda Reza.
Pantauan Sumatera Ekspres, hingga pukul 23.00 WIB anggota TNI dari Kodim 0404 Muara Enim masih melakukan penjagaan di Mapolres Muara Enim. Tujuannya, mengantisipasi terjadinya serangan susulan.
Mapolres Muara Enim sendiri benar-benar berantakan. Seluruh kaca gedung pecah. Lalu, kaca ruangan Kapolres dan Wakapolres ikut dirusak. Begitu juga kaca pintu dan ruang piket KSPK dan beberapa ruangan lainnya dalam kondisi berantakan.
Kaca berserakan. Sejumlah mobil dinas polisi, terutama kendaraan patroli yang terparkir di halaman Mapolres juga dirusak. Begitu juga dengan beberapa unit sepeda motor milik anggota yang parkir di halaman Mapolres. Mereka sepertinya menggunakan kayu dan besi.
Kerusakan serupa juga terjadi di Markas Satlantas Polres Muara Enim. Seluruh kaca ruangan tersebut pecah. Begitupun Markas Polsek Lawang Kidul.
Petugas Kodim 0404 Muara Enim dan Polres Muara Enim sudah melakukan pendataan. Hanya, belum diketahui jumlah kerugian yang diderita Polres Muara Enim.
Informasi yang berkembang, penyerangan bermula saat seorang anggota TNI yang terkena tusukan pisau oleh anggota Brimob. Hingga saat ini, siapa anggota TNI tersebut belum diketahui identitasnya. Namun, kabar yang beredar anggota tersebut dirawat di RSU dr HM Rabain, Muara Enim.
Penyebab terjadinya penusukan sendiri belum dapat dipastikan. Hanya, pertengkaran itu terjadi Minggu (4/7) sore di Gedung Olahraga Pancasila. Nah, kabar adanya anggota TNI kena tusuk cepat menyebar di lingkungan teman-temannya.
Mereka marah dan emosi. Beramai-ramai mereka mencari oknum anggota Brimob yang melakukan penusukan dengan Mapolres dan Mapolantas Polres Muara Enim.
Diduga penyerangan yang dilakukan puluhan anggota TNI itu, terjadi usai mengikuti apel malam sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan posisi masih mengenakan seragam dinas loreng mendatangi Satlantas Polres Muara Enim dan menghancurkan kaca kantor tersebut menggunakan kayu.
“Ada yang naik motor dan ada yang jalan kaki Mas,” ujar seorang warga. Usai merusak Mapolantas mereka lari ke arah Mapolres dan menyerang markas tersebut. Selang beberapa menit, oknum anggota TNI ini juga menyerang Mapolsek Lawang Kidul.
Menurut sumber koran ini, saat penyerangan berlangsung, semua anggota polres berlari menyelamatkan diri. Ada juga yang masih terkena pukulan karena tidak berhasil menyelamatkan diri.
Tak hanya itu, para anggota TNI sempat memblokade Jl Sultan Mahmud Badaruddin II. Akibatnya arus lalu lintas macet beberapa saat. Kemudian mereka melarang masyarakat yang tinggal di pinggir jalan untuk tidak keluar rumah.
“Warga ketakutan,” kata sumber tadi. Dan, setelah suasana reda, Komandan Kodim 0404 Muara Enim, Letkol Inf Budi Kusworo bersama anggotanya melakukan pendataan terhadap barang-barang mapolres yang rusak. “Semuanya didata dan anggota supaya merapat ke polres dulu,” jelas Dandim kepada anggotanya.
Ketika melakukan pendataan, Dandim sempat bertanya kepada anggotanya mengenai penyebab terjadinya keributan tersebut. Namun, anggotanya belum bisa menjelaskan secara pasti.
Dandim mengimbau anggotanya untuk melakukan penjagaan di Mapolres. Kemudian Wakapolres Muara Enim, Kompol Rendra Salipu, juga memerintahkan anggotanya untuk kumpul di Mapolres guna melakukan pendataan barang yang ada.
Ketua Komisi I DPRD Muara Enim Darmadi Suhaimi dan Ketua Komisi III DPRD Muara Enim, Devi Arianto, tadi malam datang ke Polres Muara Enim untuk melihat kerusakan itu. “Kami prihatin atas kejadian ini. Mari kita cari jalan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Darmadi.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Iriawan saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku belum mendapat kabar terkait peristiwa perusakan tersebut. “Saya masih kontak terus ke sana (Muara Enim, red),” ujarnya.
Kapolda menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Untuk kerusakan masih dalam penyelidikan, termasuk motifnya. Yang pasti situasi sudah kondusif,” akunya langsung menutup ponselnya.
Dirreskrim Polda Sumsel, Kombes Pol Raja Haryono, mengaku belum menerima laporan resmi. Hanya laporan singkat tentang kejadian tersebut dari polres. “Mengenai apa permasalahannya kita masih lidik dan menunggu perkembangan dari polres,” katanya.
Lebih jauh dikatakannya, informasi yang diterima kantor polres didatangi oknum TNI. “Tapi kita masih mencari kebenaran tersebut. Kita juga mencari tahu latar belakang permasalahannya, karena kita harus mencari fakta,” paparnya seraya menambahkan, polda terus memantau perkembangan kasusnya dari Polres Muara Enim.
Sementara itu, Kapendam Kodam II/Swj Letkol CAJ M Noor saat dihubungi ke ponselnya tidak diangkat, walaupun aktif. Begitupun SMS yang wartawan koran ini kirimkan belum mendapat balasan. (mg10/mg18/jpnn)

sumber :http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=8103:tni-serang-tiga-kantor-polisi&catid=19:berita-utama&Itemid=66

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ma'an Najah

Ma'an Najah

Jazakallah khairan katsiran

Jazakallah khairan katsiran