Salam Dulu baru baca ^_^

Salam Dulu baru baca ^_^

Rabu, November 25, 2009

¤ MENEGUR DENGAN ENERGI CINTA ¤

Assalaamu'alaikum Wr Wbr.
apa kabar teman2 ? semoga selalu dalam lindungaNya..amin

"Tolonglah saudaramu ketika ia berbuat zalim maupun dizalimi. Apabila ia zalim, cegahlh dr perbuatanny. Bila ia dizalimi, upayakn agar ia menang."[HR.Al-Bukhori]

Indahnya hidup bersama Islam. Smua mnjadi begitu bermakna. Tak ada yg sia2. Itulah keindahan ketika seorang hamba berbagi rasa dgn saudarany sesama mukmin. Tak ada benci, tak ada caci. Smua terbingkai dlm untaian rohmat. Tak ad manusia yg sempurna. Sebagaimana, tdk ad manusia yg slalu berbuat salah. Slalu ad celah di mana cahaya hidayah bs merambat pelan, tp pasti. Ketika itulah seseorang mrasakan indahnya sebuah persaudaraan. Indahnya hidup dlm naungan Islam.

Tidak smua or mampu menemukn kekurangan dirinya sendiri. Krn bnyk sebab, org slalu mrasa benar. Di antara sebab itu, adany dominasi ego yg kuat. Dominasi ini bs menjurus pd ksombongan: menolak kebenaran (battorul haq), & mngecilkn keberadaan org lain.

Perilaku ini tdk disukai Rosululloh saw. "Ada 3 hal yg bs membinasakn. Yaitu, hawa nafsu yg dituruti, kekikiran yg dipelihara, dan slalu membanggakan diri sendiri."[HR.Athabrani & Anas] Slalu merasa baik & benar itulah yg kerap membuat manusia terus berkubang dlm lumpur kesalahan. Tdk adanya teguran kian membuat org seperti itu terus tenggelam dlm kesalahan.

"Telah dekat hari hisab (perhitungan amal) buat manusia, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling."[QS.Al-Anbiyaa:1]
Mau tidak mau, org butuh org lain menemukan kotoran2 yg mungkin melekat. Stiap org butuh teguran. Dr teguran itulah kebengkokan saudara muslim bisa diluruskan.

Seorang manusia bkn sj bs menzalimi org lain,tp jg menzalimi diri sendiri. Penzaliman ini muncul ketika trjadi pnyimpangan dr ketentuan Alloh thd diri sendiri. Dan pnyimpangan ini akn merusak fisik, pikiran, dan moral si pelaku. Bentuknya banyak: mencoba narkoba, miras, judi, zina, merokok, dsbny.

Kecenderungan buruk itu muncul krn bberapa sebab. Meredupny iman dlm hati adl di antara sebab itu. Ketika keimanan mulai tipis, rasa malu pun mulai pergi. Org menjadi tdk sungkan melakukan keburukan. Kedua, blm paham dampak burukny. Sepeqti apa tersiksanya org yg kecanduan narkoba, sm skali blm pernah terpikir. Ketiga, korban lingkungan. Org seperti ini lemah pendirian. Ia gampang terombang-ambing pengaruh..

Saat itulah, seseorang butuh penyelamatan. Org seperti ini jgn dijauhi. Justru, hrs lbh di dekati. Ia butuh motivasi baru berupa energi keimanan dr org lain. Dr sinilah, rasa malunya mulai pulih. Malu pd diri sendiri, lingkungan, dan tentu saja Alloh SWT.

Begitupun dgn komunikasi. Pendekatan akan menghasilkan kondisi saling mempengaruhi. Bila pendekatan dilakukan dgn kesiapan ilmu,maka pemahaman baru akan menyadarkannya dr kebiasaan negatif. Pemahaman akn membentengi seseorang dr perilaku buruk.

Kadang, seseorang bs terperangkap emosinya sendiri. Krn sayang, seseorang tdk tega menegur saudaranya. Ia khawatir saudaranya akn tersinggung, marah, dan kemudian menjauh.

Padahal, tdk smua ungkapan kebaikan terasa menyenangkan. Persis seperti seorang ibu yg menyuruh anaknya minum obat. Si ibu akn memaksa klo si anak menolak. Bhkn, tdk ragu memberikan hukuman. Smua demi kebailan si anak. Begitupun dlm hubungan persaudaraan Islam. Teguran memang terasa menyakitkan. Pahit. Buat ego tertentu, teguran bermakna usikan atau gangguan trhdp kesempurnaan diri seseorang. Dan itu bisa diterjemahkan sebagai menjatuhkn, mengurangi wibawa, dsbnya. Terlebih ketika yg ditegur adl atasan, bos, atau senior.

Namun, itulah ungkapan terindah dr seorang saudara yg saling mencintai krn Alloh. Ia tdk akn rela melihat perilaku saudaranya bengkok. Apa pun akn dilakukan, meski harus dibenci oleh org yg ditegur. Boleh jadi, pahitnya teguran terasa sesaat. Cuma sebentar. Selebihny, saudara kita akn kembali sehat.

Cara menegur/menyampaikan bisa sangat berpengaruh. Seberat apapun isi teguran, jika dikemas dgn tampilan yg ramah, bersahabat, akan punya pengaruh yg dlm.

"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dgn cara yg lebih baik, mk tiba2 org yg antaramu dan antara dia ada permusuhan, seolah-olah telah menjadi teman yg sangat setia. Sifat2 yg baik itu tdk dianugerahkn melainkan kpd org2 yg sabar dan tdk dianugerahkan melainkan kpd org2 yg mempunyai keberuntungan yg besar."[QS.Fushshilat:34].

Teguran yg baik sulit lahir dr org yg menegur sebatas menunaikan kewajiban. Terlebih jika teguran keluar dr hati yg kurang ikhlash. Teguran menjadi begitu berat. Menjatuhkan. Klo sudah begitu, hasilnya adl perlawanan, bukan simpati & kesadaran.

Perlu energi kuat utk meluruskan sebuah penyimpangan. Energi itu merupakan buah dr kemurnian cinta kpd sesama hamba Alloh. Keburukan seorang saudara adl cacat buat diri sendiri.

"Tidak beriman seorang dari kamu sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."[HR.Bukhori]

Walloohu a'lam.
from Anggota AUBK : Ar-Roja

# Lam Ukhuwah Bersemih Kembali #
# Bersihkan Hati dgn Iman Gapai Ridho Illahi #

sumber : http://www.facebook.com/inbox/?drop&ref=mb#/inbox/?folder=[fb]messages&page=1&tid=1172462505822

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ma'an Najah

Ma'an Najah

Jazakallah khairan katsiran

Jazakallah khairan katsiran